Jumat, 07 Agustus 2009

Setting Up Proxy di FreeBSD

Masih seputar FreeBSD, kali ini untuk mengakali bandwith dan mempercepat koneksi dengan caching di router, saya memasang proxy dengan squid. Router saya memakai FreeBSD 7.2 stable. Caranya gampang gampang susah, tapi asusmsinya seperti ini:




  1. Router FreeBSD sudah terkonfigurasi nat dengan baik

  2. Router menggunakan block ip localnet standar 192.168.xxx.0/24, supaya konfigurasi squid.conf nya ga susah aja. sebenarnya bisa aja bikin acl bru sendiri.


Selasa, 28 Juli 2009

Setup DNS Forwarder di FreeBSD

Forwarder adalah sebuah Domain Name System (DNS) server pada sebuah jaringan yang digunakan untuk mem-forward query-query nama-nama domain ke DNS server di luar dari jaringan kita. Selain itu, kita juga dapat melakukan forward query tersebut berdasarkan spesifikasi nama domain dengan menggunakan conditional forwarders.


Langkah-langkah untuk membuat DNS Forwarders di freebsd 4.x


Kamis, 16 Juli 2009

Membuat Web Server dengan FreeBSD

Mungkin kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.


Selasa, 14 Juli 2009

Membuat DHCP Server di FreeBSD

Masih kelanjutan dari postingan sebelumnya,setelah selesai membuat router dengan menggunakan FreeBSD dan komputer client sudah bisa terkoneksi dengan internet sebenarnya sudah cukup lega, tapi masih ada yang kurang mantap rasanya klo client harus set IP manually, jadi langsung di oprek aja gimana caranya buat dhcp-server dengan FreeBSD. Secara default, bawaan installasi FreeBSD tidak menyertakan dhcp3-server pada paketnya, tapi paket tersebut ada di port collectionnya. Jadi asalkan terkoneksi ke internet bisa dengan mudah menginstallnya dengan cara mengetikkan perintah-perintah berikut pada konsole:


Membuat Router dengan FreeBSD

Karena barusan server di lab diganti dengan rack-mount 2U, saya dan teman-teman lab berencana untuk memanfaatkannya dengan OS FreeBSD sekalian untuk belajar. Nah selanjutnya terpikirkan kalau server itu dijadikan route sekalian untuk client di LAN, jadi kita memutuskan untuk buat router dengan OS FreeBSD ini. Awalnya sih bingung karena emang blank banget terhadap FreeBSD, dengan berbekal kemampuan linux saya mencoba untuk melakukan routing. Kasusnya saya pake FreeBSD 7.2 Release, prinsip routingnya sama dengan routing pada linux. Routingnya dilakukan dengan metode NAT dan Asumsinya:


Senin, 13 Juli 2009

Internet Lebih cepat dengan SSH Tunel

Tunneling bermanfaat juga untuk mempercepat koneksi internet, tapi untuk melakukan ssh tunel kita membutuhkan akun ssh pada sebuah server, bagi yang belum tau apa itu ssh, ssh adalah sebuah protokol secure shell yang digunakan untuk remote kompur dari jarak jauh. SSH daemon biasanya terdapat pada linux, ssh merupakan protokol remote seperti telnet. Oke langsung aja untuk ssh tunel, langkah-langkahnya sebagai berikut:




  1. Jika Anda menggunakan windows, bisa memakai putty. Kalo belum punya bisa download di download area saya http://repo.fadhlyridha.com

  2. Simpan putty di folder mana aja, biar mudah simpan di desktop

  3. Buka CMD (command prompt), pindah ke Desktop/Atau tempat putty di simpan

  4. Jalankan putty melalui cmd dengan perintah: putty -D 3128 -C user@server.ip.com

Mempercepat Koneksi IM2 dengan OPEN DNS



Tips berikut ini bisa dicoba untuk mempercepat koneksi internet dan mempercepat waktu loading halaman web dari browser kita, dengan cara mengubah setting DNS koneksi internet kita. Aku dapet info awalnya dari sebuah forum, dan setelah aku coba hasil speed test nya lumayan juga.



Buat yang belum tau apa itu DNS (Domain Name Server), mungkin penjelasan kasarnya sbb : tiap komputer yang konek ke internet punya identifikasi/alamat yang disebut nomor IP. Misal, IP-nya Google adalah 208.67.219.231.  Nomor-nomor IP ini berupa deretan angka yang tentunya susah buat dihapal, contohnya, lebih gampang bagi kita buat menghapal bahwa kalo mau buka Google cukup ketik nama aliasnya yang www.google.com di browser daripada harus hapalin alamat aslinya yang 208.67.219.231 itu.